Curhat Colongan

9 12 2009

Dear Diary,

genap setahun gw ga corat coret di sini. Ada apa gerangan?
1) gw loss appetite aja buat nulis (baca: curhat) dimana pun.
2) banyak perubahan di dunia nyata setahun ini
3) ada mainan baru :D
.

Singakat cerita, hari ini gw buka Friendster karena ngeliat di inbox email ada messege dari teman lama. Ada apa gerangan? “AVB datang ke Indonesia (lagi)” katanya. setengah kaget setengah binung, gw liat lagi tanggal surat tersebut 8 Des 2009. Kemarin dunk. ternyata gw ga berhalusinasi dan salahlihatisasi.   It’s real AVB is coming. buru2 cari informasi dari Mr. Google n official website Armin Van Buuren. Dan.. TARAAAA… AVB datang tanggal 11-Des-2009 di Carnaval Beach Ancol. Mustinya gw hepi dunk karena doa gw terkabul, minta AVB datang lagi tahun ini setelah 2 tahun berturut2 gw gagal nonton. But,.. nyatanya gw ga hepi.  Gw ga bisa hadir lagi kali ini. Hanya mujizat yang bisa bikin gw hadir.

(Lagi) “Bye Armin..” sepertinya kata2 ini emang harus selalu gw ucapin.
Kali ini dengan sedikit ngedumel.. ‘kenapa ga ada promonya biar gw bisa nabung n atur schedule jauh2 hari? atau gw aja yang kurang gaul?  !^*$&^%@’

Next update..
pas buka Friendster, ngeliat tampilan baru Friendster. Hmm ada apa gerangan? Friendster berusaha mengejar ketinggalan dari para ‘tetangga’ kah? It’s OK,  but definitely perubahan ini bukan untuk gw deh.  Then I come to the decision to move all the blog posts somewhere else.  Ada apa gerangan?
Karena yang membuat gw bertahan di Friendster hanya karena elo (baca: blog) n teman2. On the other hand, prioritas Friendster terhadap elo dan kawan2 makin berkurang. So that I’d better move, before they cut you off , Dear :(
.

OK.. let’s pack




new moon

5 12 2008
ReviewReviewReviewReview


Category: Books
Genre: Teens
Author: Stephenie Meyer

.
.
New Moon Adalah Buku ke dua dari Twilight Saga karya Stephanie Meyer. Review buku pertama berjudul Twilight bisa dilihat di http://veralinj.multiply.com/reviews/item/2. Adapun buku ketiga dan keempat adalah berturut-turut, Eclipse dan Breaking Down.
.
.
SINOPSIS :
.
Saat ulang tahun Isabella ‘Bella’ Swan yang ke-18, terjadi tragedi yang berujung pada perpisahan Bella dan Edward Cullen, vampire pujaan hatinya. Bella yang nyaris jadi zombie (mayat hidup) karena patah hati berusaha melanjutkan hidup. Di saat Bella hancur, Jacob Black memasuki hidupnya.  Jacob Black bukan orang baru dalam hidup Bella. Ayah Jacob adalah sahabat Charlie, Ayah Bella.  Awal perkenalan mereka dapat dibaca di buku Twilight.
.
Singkat cerita, pengalaman Bella dengan Jacob Black tidak kalah seru dengan pengalaman Bella dan Edward Cullen. Satunya manusia jadi-jadian dan lainnya drakula. Jika bersama sang Drakula Bella menghindari kegiatan2 yang dapat melukainya, maka dengan si Manusia Jadi-jadian Bella justru mencari-cari luka. She live at the edge. Jacob berhasil membuat Bella mengalihkan kepedihan hatinya. Tapi apakah Bella berhasil melupakan Edward Cullen? Apakah Edward benar-benar sudah ga peduli pada Bella? Apakah Bella dan Jacob jadian? Atau…? Baca saja di New Moon.

.

***

.
.
REVIEW :
.
Buku yang menarik. Jika 6 bulan lalu imaginasi gw dibawa ke segala tetek bengek tentang vampire, kali ini diajak ngebayangin warewolf versi Stephenie Meyer. Petualangannya cukup seru. Tapi ada satu atau dua bab yang terlalu lambat, berputar2 ga penting. Selebihnya? Seru.
Terbukti abis baca buku ini, gw kayak orang nagih pengen segera baca buku berikutnya Eclipse. Berhubung gw belum bisa beli bukunya, berjalan-jalanlah gw di dunia maya… cari e-book :D .
.
.
Tambahan Informasi Twilight the Movie:

Twilight, Film dari buku pertama Twilight Saga, sudah beredar di Indonesia. Informasinya sih special effect-nya jelek. Biasalah untuk film berbiaya rendah. But gw sih pengen nonton, meskipun ga suka sama pemeran Edward Cullen, yang ga se-guaaaaannnteng imaginasi gw. aaaarrrrgggghhhh.

Yuk mari…!




Still in Love

2 12 2008

I am sitting here in front of my never-stop-running-computer in the wee hours of the morning, trying to get my work done.  Meanwhile, my computer plays the music softly. An easy guitar tune plays and catches my attention.  It sounds familiar… too familiar.  All of the sudden, it reminds me of you.

.

.

Gonna tell you a story
Bout a love and all its glory
Every word I say is true
Every word is meant for you

.

As I look across the table
In your eyes I see forever
Girl (Boy) there’s no one else but you
No one else will ever do

.

I’m…I’m…I’m still in love with you

.

Gotten my heart so full of laughter
I finally found what I was after
Caught an angel flying low
Now there’s one thing you should know

.

I’ve been lost and I’ve been lonely
Till I found you, one and only
You’re every song I wanna sing
My joy, my everything

.

I’m…I’m…I’m…I’m…I’m still in love with you

.

I want you to know just how I feel
Now that my search for love is over
It would be a lonely life without you

.

As the years keep getting longer
It only makes my love grow stronger
I Just can’t go another day
Until I can hear you say

.

I’m…I’m…I’m…I’m…I’m still in love with you

.

.

Song : Still in Love
Artist : Lionel Richie
Album : Louder than Words (1996)

.

.

For someone out there : Sleep tight and wake bright!
I am still in love with you…




New version of - Santa Claus is Coming to Town

2 12 2008

Nih ada lirik lagu yg udah tersebar luas di dunia maya.
Pas tak baca2… Laaa kok ya Paaaaasss…

Check the lyrics - Sung to the tune of Santa Clause is coming to town

.

.

You’d better watch out
You’d better not cry
You’d better keep cash
I’m telling you why:
Recession is coming to town.

It’s hitting you once,
It’s hitting you twice
It doesn’t care if you’ve been careful and wise
Recession is coming to town

It’s worthless if you’ve got shares
It’s worthless if you’ve got bonds
It’s safe when you’ve got cash in hand So keep cash for goodness sake,
HEY You’d better watch out You’d better not cry You’d better keep cash
I’m telling you why:
Recession is coming to town!

Finance products are confusing
Finance products are so vague
The banks make you bear the cost of risk

So keep out for goodness sake,OH
You’d better watch out
You’d better not cry
You’d better keep cash
I’m telling you why:
Recession is coming to town.

.

.

Merry X-mas, Friends :) (masih jauh yaa.. hehehe)

Anyway… KEEP CASH, my friend.  Cash is the king nowadays.
Jadi.. tahan hati (menahan diri.red) for pulang kampung par Natalan e..hehehehe




Middlesex

24 11 2008
ReviewReviewReviewReviewReview


Category: Books
Genre: Literature & Fiction
Author: Jeffrey Eugenides

.

Buku hadiah perkawinan dari seorang sahabat. Thanks Kie.
Awalnya gw tertarik baca buku karena ulasan salah satu talk show di TV lokal. Sayangnya, gw ga berhasil menemukan buku yang meraih Pulitzer kategori Fiksi tahun 2003 di Gra**dia. Akhirnya, gw khusus pesan ke Kiki. Ndilalah, kikie malah kasi buku ini sebagai hadiah. Sekali lagi, thanks Kie.

.

Sinopsis :

- I was born twice: first as a baby girl, on a remarkably smogless Detroit day in January of 1960; and then again, as a teenage boy, in an emergency room near Petoskey, Michigan, in August of 1974 –

Pembuka kalimat ini mampu melayangkan khayalan kita tentang apa yang mungkin dikisahkan seluruh buku ini. But penulis buku ini benar2 membawa kita mengembara di luar batas imaginasi kita.

.

Calliope Helen Stephanises adalah seorang intersexual a.k.a hermaphrodite yang menderita 5-alpha-reductase deficiency syndrome. Secara biologis, Calliope memiliki alat kelamin perempuan, tapi secara genetik ia adalah laki-laki. Namun hal ini tidak serta merta membuat Calliope atau Call adalah laki-laki secara gender. Karena selain faktor genetik dan biologis, faktor bagaimana seorang intersexual dibesarkan, sebagai laki-laki atau perempuan (sex of rearing) turut mempengaruhi penentuan gender seseorang.

.

It’s complicated. Inti novel ini adalah menjelaskan kerumitan ini. Penulis menjabarkannya pada tiap kalimat dengan indah, detail dan penuh rasa humor.

- In any genetic history. I am the final clause of periodic sentence, and that sentence begins a long time ago, in another language, and you have to read it from the beginning to get to the end, which is my arrival -

Cerita diawali dengan pelarian Kakek dan Nenek Calliope dari Bithynios, di lereng Mounth Olympus, Asia Kecil di akhir musim panas 1922. Ketika Tentara Turki menaklukan daerah Smyrna, terjadi eksodus besar Bangsa Yunani dari Smyrna dan sekitarnya. Pelarian kakak beradik yatim piatu ini berakhir dengan pernikahan sedarah (incest) di atas kapal yang membawa mereka ke negeri impian, Amerika Serikat. Tapi cerita belum berakhir, di sinilah awal perjalanan gen yang menghasilkan Calliope 40 tahun kemudian.

.

***

.

REVIEW :

Middlesex adalah buku kedua Jeffrey Eugenides setelah The Virgin Suicides (1993) yang telah difilmkan Sofia Cappola (1999).  Sesuatu yang sangat jarang terjadi, seorang yang baru menulis 2 buku dan kedua buku tersebut jadi best seller dan berujung Pulitzer. Gw jadi bingung mo nulis ulasan apalagi untuk sebuah novel pemenang karya julnalistik cetak tertinggi di Amerika Serikat. Hehehe.

.

But coba gw mulai deh..

.

Jeffrey Eugenides membagi Middlesex atas 4 bagian.
Book one - mengisahkan kehidupan Kakek Nenek Calliope dan bagaimana mutasi gen dalam dirinya berawal.
Book Two - mengisahkan kehidupan Ayah dan Ibu Calliope dan bagaimana gen resesif itu menguat.
Book Three - mengisahkan kehidupan Calliope secara biologis, genetik dan sex of rearing.
Book Four - mengisahkan kehidupan Calliope dan keluarganya setelah ia menemukan dan menentukan siapa dia, disertai penjelasan medis dan sosiologis tentang intersexual.

.

Membaca Middlesex rasanya seperti membaca biografi Jeffrey Eugenides. Buku ini ditulis melalui riset yang dalam dan akurasi yang kuat. Ia menggunakan kata ganti orang pertama sebagai tokoh sentral cerita ini. Plotnya adalah kilas balik dan masa kini yang diramu dengan apik tanpa membuat pembaca bingung. Hasilnya? Penulis berhasil membuat pembaca mengalir jauh mengikuti imaginasinya tanpa ragu.

.

Jeffrey membumbui kisah ini dengan sangat luwes dan luas. Ia menggunakan mitologi Yunani sebagai analogi. Ia mendeskrisikan ‘pergerakan tiap zaman’ dalam dimensi yang berbeda2, seperti Perang Turki dan Yunani di masa Kakek Nenek Calliope, kebesaran dan dominasi Raksasa Mobil – Ford di Detroit dan kontribusinya pada budaya Amerika di 1920-an, masa depresi 1929, Awal pergerakan Islam di USA yang dimotori oleh para mulat (anak hasil pernikahan bangsa kaukasia dan Arab/Afrika) di tahun 1930-an, Perang dunia ke-2 yang mewajibmiliterkan setiap anak laki-laki, kerusuhan rasial di Detroit 25 Juli 1967, hingga gerakan bawah tanah kaum gay (gender Dysphoria) di San Fransisco.

.

Meskipun kelihatannya gw udah nyeritain seluruh isi buku ini dengan penjelasan di atas, but believe me, I didn’t. Itu belum apa2. Eugenides tidak hanya melatarbelakangi novelnya dengan politik dan sejarah, dia juga berkisah tentang cinta terlarang, romansa, seks, balas dendam, ketakutan, dan banyak hal. Semua dibungkus dalam kalimat yang mengalir dan diselipi humor. Satu hal gw nanti, pada paragraf penutup suatu sub-bab, the wrap is intriguing, funny and contradicting, for instance :

- Checkhov was right. If there’s a gun on the wall, it’s got to go off. In real life, however, you never know where the gun is hanging. The gun my father kept under his pillow never fired a shot. The rifle over the Object’s mantel never did either. But in the emergency room this were different. There was no smoke, no gun powder smell, absolutely no sound at all. Only the way the doctor and nurse react made it clear that my body had lived up to the narrative requirements. –

.

Sebuah novel yang sangat layak dimiliki.

.

.

- Sex is biological, gender is cultural - Jeffrey Eugenides, Middlesex (2003)




Gw dengar Armin nge-spin…

8 11 2008

“Hallo,..Mikuw.. kamu dimana? berisik sekali di situ?” tanya gw di telp.
“GW DI AAAMIN?”

“hah?”
“Aaa ..MIN”

“Amin? apa itu?”
“ARRRRMIIIIN?”

“ARMIN?………..HAH… Lu ke Armin van Buuren? waaaaaaaaaaaa…”
“IYA! Nih.. dENGER YAA..!” teriak suami gw sambil mendekatkan telepon genggamnya ke pengeras suara terdekat

Terdengar hentakan2 musik disko, meski ga jelas lagu apa yang dimainkan.. tapi gw exited sendiri, membayangkan hubby di sana.  Gw menikmati saja kehebohan di seberang melalui suara di telepon genggam..
At least, gw denger Armin nge-spin :D

.

“BESOK CERITA YAAAA” teriak gw kegirangan.

Heran.. yang nonton Armin kan suami gw, kok gw yang kegirangan ya?

.

***

.

Suami gw tiba2 jadi ke Armin, padahal info terakhir yang gw dapat dia batal ke  Armin. Gw sendiri sih udah 100% batal dari Rabu lalu, karena ada Rapat Kerja di luar kota.

Saat gw nulis ni blog, suami gw lagi bergoyang di dance floor, menikmati tiap beat racikan sang maestro Armin van Buuren.  Sementara gw di sini sendiri, dingin, menikmati bunyi ketukan tuts keyboard gw dan melihat jari gw menari.  Sedih? gw ga sedih.  Gw senyum2 sendiri membayangkan suasana Bengkel yang tergambar lewat suara2 berisik yang melatar belakangi suara suami gw.

Thanks mikuuw.
Have fun ya …
Jangan lupa bawa pulang oleh2 yaaa mikuw…

.

Sekarang gw mo tidur. Jadiii.. selamat tidur :)

.

- Setelah selesai Raker hari kedua - 9 Nov 2008 2.35am - Pacet, Cipanas -




Lagi-lagi Gagal

7 11 2008

Ini kali kedua gw gagal nonton Armin van Buuren perform di Jakarta. Tahun lalu gagal karena suami sakit. Meski memaksa hadir , tapi toch akhirnya batal di detik2 terakhir.  Tahun ini, gw terima kabar buruk di hari Rabu. Gw kudu hadir raker jumat, 7 Nov - Minggu, 9 Nov 2008. Mantaaaaappp..

So.. bye bye armin.

Tahun lalu gw masih berharap promotor akan datangkan Armin lagi. Dan ternyata mimpi gw jadi kenyataan. Dalam waktu 11 bulan Armin nongol lagi di Indonesia.  Itu tahun lalu.

Tahun ini… gw ga berharap apa2.  Kayaknya terlalu berlebihan promotor akan hadirkan Armin lagi tahun depan :( Yah.. paling ga, gw harus ngumpulin duit untuk terbang ke Belanda sana atau ngejar Armin ke ujung dunia. hahahahah.. ada yg mo jadi sponsor?

Buat Iyus, my online buddy yg setia suply informasi ttg konser Armin,

see you at the dance floor, tapi bukan di konser Armin :( Thanks bro. Please send my regard to AvB and have fun :P

*Sela2 waktu sebelum Raker - Pacet, Cipanas*




AvB datang lagi

29 10 2008

Dapat komen dari salah satu contact di FS Iyus:

Just info 4 u..


Limited pre-sale tickets (200rb each) for the Armin show are available now at

1. Katsura Restaurant - Plaza Senayan 4th Floor
2. La Tour d’Ebeya Restaurant - FX Mall, Senayan 3rd Floor

Maximum purchase is 10 tickets/person.
No reservations are accepted, walk-in purchase only.
While supplies last.
Cash only.

This will be Armin’s only show in Indonesia this year, in fact this is also his only show in SE Asia this year.
Don’t miss out!

***

Tahun lalu gw miss AvB gara2 kelamaan diskusi sama hubby jalan.. ga.. jalan.. ga.. jalan.. GA!

Tahun ini, hiks.. belum ada keputusan jadi nongol ke Bengkel atau ga. Pingin siiiih.. tapiiii…
Ah sudahlah, kami kan last-minute persons.  Tar klo bisa pergi, kami nongol. Kalo ga bisa, yaaa…. tar aja nontonnya di Netherland sono. heheheheh

Last but not least, Yus, thanks in a bunch for your information Bro.  Deep in my heart… “peeeengeeeeeeennnn!!”

.




Jakarta…

29 10 2008

Hujan baru juga nongol senin kamis doang
jalan MT. Haryono sudah bolong ga karuan




Mamma Mia!

18 10 2008

Mamma Mia!
No.. no.. no.. there was no surprise in the movie. (and it has nothing to do with the reality show in a local TV station for sure.red)
.

.

Sinopsis:
bercerita tentang seorang calon mempelai muda, Sophie (Amanda Seyfried), mengundang 3 pria paruh baya yang diduga Bapak biologisnya (Pierce Brosnan, Colin Firth, Stellan Skarsgard).  Pengennya sih, salah satu dari mereka akan mengantarnya ke depan Altar.  Uniknya, Si Ibu (Meryl Streep) pun tidak yakin siapa Bapak biologis Sophie.  Cerita bergulir bagaimana Meryl Streep berjuang menahan emosi, karena ternyata dia masih mencintai Sam (Pierce Brosnan)  dan bagaimana Sophie menentukan siapa yang akan mengantarnya ke altar.

***

.

Film ini di luar harapan gw terhadap sebuah film musikal (spt Sound of Music). Film ini diadaptasi dari Teater Musical dengan judul yang sama dan lagu2 yang sama milik ABBA.  Bagus? hmmmmm… buat gw biasa aja.  Menurut gw, rasanya ga pas aja sebuah lakon teater musikal difilmkan, sementara suara penyanyinya biasa saja.  Maklum para pemain film bernyanyi tanpa dubbing or lip synk.

.

Lepas dari beberapa hal yang ga pas, film ini cukup menghibur.  Lupakan semua kriteria film bagus, karena film ini hanya untuk dinikmati, bukan untuk dinilai (kayak gw gini).  Akibat menilai film ini diawal film, gw ga bisa ketawa, padahal tetangga duduk gw pada ketawa semua. Hehehe, namun setelah gw bisa menerima film ini apa adanya, gw bisa ketawa sendirian (maklum, gw kan nonton sendirian selepas kantor).  Dan bertahan hingga credit meluncur, lampu menyala dan gw keluar paling akhir :D
.

Meryl streep menunjukan kelas sebagai pemain watak.  Gw pernah liat dia main di the Bridges of Madison County, River Wild, House of the spirit, Death Becomes Her dan banyak lagi. Dia selalu menjadi orang yg berbeda, dia selalu punya karakter yang kuat.  Dia nyanyikan “The Winner Takes It All” dengan jiwa yang mengalir di setiap baitnya.  Pertama gw ngerasa agak aneh, but.. she did it!

.

Bagi yg suka sama lagu2 ABBA, film komedi, pantai, laut dan Meryl Streep, silahkan nonton.. It’s worth.  Gw kasi bintang 4 dari 5 lah :)
.